Juli 13, 2024
Image default
Event & CommunityHot News

Cerita Dream Theater tutup konser dunia di Jakarta

Bekasi – Tidak diragukan lagi, Dream Theater, band progresif rock asal Amrik selalu menjadi yang menarik untuk dikulik, khususnya dikonser mereka. Para personel band ini dikenal memiliki skill musik dewa, serta mampu membuat struktur musik yang ruwet, namun tetap dapat diterima oleh telinga pendengarnya. Komunikasi yang dibuat antara personel dan penonton pada panggung juga terasa sangat lancar.

Photo : Rajawali Indonesia

Bukan sekali atau dua kali ini Dream Theater tampil di Indonesia dan pastinya selalu berhasil memukau penonton dengan performa mereka yang sangat luar biasa

Jakarta bukanlah tempat yang asing bagi band asal Massachusetts, AS pada tahun 1985 ini. Dua kali kunjungan pertama mereka ke Jakarta terjadi pada tahun 2012 dan 2014 sementara penampilan mereka pada hari Jumat tanggal 12 Mei 2023 di Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta Utara merupakan kunjungan ketiganya. Band ini juga telah tampil di Yogyakarta pada tahun 2017 dan Surakarta pada tahun 2022 silam.

Photo : Rajawali Indonesia

Pada pukul 20.00 tepat, penampilan yang dinantikan pun tiba. Panggung pun mulai gelap ketika kibordis Jordan Rudess dan sang drumer Mike Mangini muncul secara bersamaan. Keduanya kemudian diikuti oleh basis John Myung dan gitaris Petrucci yang naik dari arah yang berlawanan. Nomor besutan pertama yang dipilih adalah “The Alien” dari album terbarunya.

Edan! Dalam lagu pertama saja, terlihat betapa skill musik masing-masing personel terpancar dipanggung. John Petrucci langsung pamer kemampuan gitar dengan mengangkat satu kakinya ke speaker monitor khasnya tiap konser saat memainkan melodi kromatik pada fret bawah. Saat jemari kirinya mengelilingi fret atas, ia baru menjejakkan kedua kakinya di panggung sambil memainkan pedal efek, ditambah sambutan suara kibor yang menghasilkan bunyi-bunyi asing dari Jordan Rudess. Kehebohan dan kepadatan suara terdengar jelas menggema dilapangan Ecopark Ancol.

Photo : Rajawali Indonesia

Lagu “Bridges in the Sky” dari album yang diluncurkan pada tahun 2011, John Myung baru terlihat lebih bernyali. Myung terlihat duel notasi dengan John Petrucci. Namun, ketika sampai pada bagian refrain “Sun, come shines my way”, suasana menjadi tenang. Para fans Dream Theater yang mengenakan kaos konser ikut menyanyikan lagu bersama James LaBrie. Adunya skill Myung dan Petrucci lagi-lagi dibakar pada akhir lagu, bahkan makin hot guys.

Nah, dua lagu terakhir yang dibawakan merupakn karya paling terbaru yang diusung dalam tur konser ini berjudul “A View from the Top of the World” dengan durasi selama 20 menit dan “The Count of Tuscany” yang mempunyai durasi selama 19 menit. Meskipun pertunjukan hanya terdiri dari 12 lagu, namun total durasinya mencapai 120 menit atau setara dengan dua jam. Gilanya lagi intensitas musik yang dimainkan oleh Dream Theater dan durasi yang panjang tidak mengurangi kualitas penampilan mereka sedikit pun.

Photo : Rajawali Indonesia

Keunggulan skill tersebutlah yang selalu mengundang antusiasme para penggemar Dream Theater. Meskipun musiknya terbilang ruwet, mereka terbukti mampu memainkannya dengan sangat baik di atas panggung. Saat mengucapkan perpisahan, James LaBrie mengisyaratkan akan kembali ke Indonesia.

Related posts

Keresahan Dandelions Terhadap Situasi Politik Saat Ini Tertuang Dalam Single “NGAH!”

Stoodent

CHRISTIAN KARTONO Rilis Video Klip Musik dari karya terbaru berjudul “ SAYAP TUK LEWATI GELAP “

Stoodent

SWAG Event hari ini dimeriahkan Nadiya Rawil, KAV Project dan Tisya Liotta

Aqila Daffa

Leave a Comment